Gila-Gila! Aksi “Anarkis” Fansite di 38th Golden Disc Awards Jakarta

Pesta K-Pop di Jakarta beberapa waktu lalu ternyata tak hanya menyenangkan, tapi juga punya momen berbahaya lho! Sejumlah fansite asal Korea bikin ulah yang bikin geleng-geleng kepala. Simak ceritanya, yuk!

Kejadian Mengejutkan di 38th Golden Disc Awards

Pada ajang 38th Golden Disc Awards di Jakarta International Stadium, K-Popers dari berbagai penjuru merayakan musik Korea Selatan terbaik. Namun, tak disangka, acara ini juga menyimpan momen berbahaya yang melibatkan beberapa fansite asal Korea.

Aksi “Anarkis” yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

Setelah acara selesai, video-video miring mulai beredar di media sosial. Video ini merekam perilaku tak terpuji sekelompok pria Korea yang bertingkah “anarkis” di dalam venue, mengancam keselamatan penonton dan petugas keamanan.

Salah satu video menunjukkan aksi kekerasan para pria di tengah penonton, sementara video lain, diduga mereka dikeluarkan dari venue karena perilaku barbar, menunjukkan fansite tersebut melontarkan kata-kata kasar dalam bahasa Korea.

Meski identitas mereka belum terungkap atau diverifikasi, dilihat dari bahasa yang digunakan dan perlengkapan yang dibawa, diduga mereka adalah fansite dan/atau fotografer yang menghadiri acara untuk mengambil foto idol K-Pop yang hadir.

https://twitter.com/i/status/1743671276085064105

Tuntutan dari Warga Indonesia

Warga Indonesia pun melaporkan insiden ini ke Direktorat Jenderal Imigrasi, meminta penyelidikan, dan bahkan mungkin melarang mereka kembali ke Indonesia. Tagar terkait insiden ini juga meramaikan komunitas online Korea, di mana netizen mengkritik perilaku mereka.

Reaksi Netizen Korea

Netizen Korea juga turut angkat suara, mengomentari perilaku fansite Casarama ini. Beberapa di antaranya bahkan mengaku bahwa para pria ini sudah bermasalah di Korea sebelumnya.

| theqoo
| theqoo

“Yo… Mereka benar-benar gila. Apa ini.”

“Pria-pria itu tidak berbeda di Korea… Mereka tidak akan mendengarkan karyawan tempat. Dan mereka akan menjadi kasar jika merasa lebih besar dan lebih kuat dari siapa pun yang berbicara pada mereka.”

“Aku suka bagaimana orang-orang di sana tidak peduli untuk membagikan wajah mereka di seluruh internet, haha. Mengesankan.”

“Masalahnya adalah foto-foto seperti itu dijual. Kita semua sebaiknya menahan diri dari membeli data dari fansite seperti itu.”

“Sayang sekali untuk Korea…”

Reaksi yang mencerminkan kekecewaan terhadap tindakan fansite ini terus berdatangan. Sebuah catatan memilukan di tengah kegembiraan penggemar K-Pop. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan. Ayo saling menghormati dan menjaga suasana positif dalam mendukung musik dan seni kesayangan kita!