Jun SEVENTEEN Alami Pengalaman Mencekam di Bandara Incheon, Netizen Murka

Kronologi Kejadian

Pada 26 Februari, Jun tiba di Bandara Incheon untuk pulang ke Tiongkok. Saat memasuki bandara utama, tempat para penggemar berkumpul, tidak mengherankan jika kerumunan besar mulai terbentuk di sekitar sang idola untuk melihatnya. Namun, yang menonjol adalah bahwa selain Jun dan manajernya, tidak ada orang lain yang bersamanya, termasuk kurangnya keamanan yang jelas.

Saat Jun semakin dekat dengan waktu keberangkatan, para penggemar mulai mendorong, dan tampak seperti Jun bisa berada dalam bahaya nyata karena tidak ada yang mengelilinginya untuk menghentikan siapa pun agar tidak jatuh ke arahnya. Meskipun itu tidak terjadi, itu adalah kekhawatiran netizen saat menyaksikan keberangkatannya.

Sikap Jun yang Tetap Profesional

Bahkan dengan kurangnya keamanan dan dorongan penggemar, Jun tetap menjadi pria sejati dan mencoba mengatur kerumunan sendirian (dengan bantuan manajernya) sambil tetap menyapa penggemar dan media. Pada satu titik, seorang penggemar bahkan jatuh, dan Jun pasti mendengar apa yang terjadi dan mencoba melihat.

Kekecewaan Netizen terhadap Pledis Entertainment

Penggemar SEVENTEEN, CARAT, sangat bingung karena beberapa anggota telah memiliki jadwal internasional dalam seminggu terakhir dan selalu terlihat dengan keamanan. Hal ini menimbulkan kecurigaan di antara para penggemar karena mereka berbagi kemarahan bahwa Jun tampaknya selalu ditinggalkan sendirian untuk jadwal, terutama yang ada di Tiongkok.

Tanggapan Netizen

Netizen mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang keselamatan Jun melalui media sosial. Mereka mempertanyakan mengapa Pledis Entertainment tidak menyediakan pengawal untuk Jun, dan meminta para penggemar untuk tidak mengerumuninya di bandara.

Kesimpulan

Pengalaman Jun di Bandara Incheon menyoroti pentingnya keamanan bagi para idola K-Pop saat bepergian. Pledis Entertainment diharapkan dapat mengambil tindakan untuk memastikan keselamatan Jun dan anggota SEVENTEEN lainnya di masa mendatang.