Skandal Pencurian Tiket Konser IU: Penggemar Tuduh Staf

Dugaan Pencurian Tiket

EDAM Entertainment tengah menjadi sorotan setelah penggemar menuduh staf mencuri tiket konser IU “H.E.R” di Seoul. Seorang penggemar mengungkapkan kemarahannya karena ditolak masuk ke konser meski telah membuktikan kepemilikan tiket.

Staf menolak masuk meski penggemar menunjukkan bukti pemesanan. Hanya teman dekatnya yang membantu membayar tunai tiket tersebut. Penggemar itu juga membuktikan keanggotaannya sebagai UAENA resmi. Namun, kursi yang seharusnya menjadi miliknya terlihat telah diambil orang lain, sehingga muncul tuduhan pencurian oleh staf.

Kasus Serupa

Penggemar lain juga mengajukan tuduhan serupa. Dalam kasus ini, penggemar tidak menghadapi masalah dalam mengidentifikasi diri sebagai pemilik tiket. Namun, saat mengambil tiket fisik di stan reservasi, seorang staf mengatakan bahwa tiket tersebut telah diambil oleh orang lain atas namanya. Staf lain segera turun tangan dan meminta penggemar untuk melanjutkan ke stan perusahaan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kronologi Kejadian

Pada 3 Maret, pukul 16.40, seorang penggemar mengunjungi stan reservasi yang diurutkan berdasarkan inisial. Penggemar menunjukkan halaman reservasi di Melon Ticket dan kartu identitasnya.

“Hah? Seseorang sudah mengambil tiket untuk [nama] tadi,” kata Staf 1.

“Silakan pergi ke stan perusahaan,” kata Staf 2.

Penggemar itu juga memposting percakapan dengan temannya tentang masalah tersebut.

“Jadi, awalnya mereka tidak mengatakan apa-apa, lalu ketika kamu bertanya siapa yang mengambil tiketmu, mereka tiba-tiba berubah pikiran?” tanya teman.

“Melihat [pesan teks pengambilan], saya adalah bagian dari prapenjualan klub penggemar. Karena saya adalah anggota UAENA putaran ke-6, ada stan terpisah untuk kami yang diurutkan berdasarkan inisial. Jadi karena nama saya [disunting], saya pergi ke stan ke-11. Saya menunjukkan kartu identitas dan reservasi saya, dan mereka mencari tiket saya cukup lama sebelum berkata ‘Hah? Seseorang sudah mengambilnya tadi?’ Kemudian seseorang yang terlihat seperti atasan, bukan staf lain yang ada di sebelah mereka, memberi mereka tatapan sebelum menyuruh saya menunggu. Setelah mencari sedikit, mereka menyuruh saya pergi ke stan perusahaan di sebelah. Apakah karena saya harus memverifikasi diri saya sendiri atau semacamnya?” jawab penggemar.

“Hei, kalau begitu sudah pasti mereka mencuri kursinya sendiri,” kata teman.

Kasus ini menjadi perhatian besar di kalangan penggemar, karena sudah ada lebih dari satu kejadian serupa yang muncul.