Tren Estetika Gadis Kulit Putih Merebak di Tiongkok

Tren baru yang dijuluki “estetika gadis kulit putih” sedang marak di kalangan wanita muda Tiongkok. Tren ini melibatkan pengabaian standar kecantikan tradisional Tiongkok dan meniru mode dan pilihan makanan Barat. Namun, beberapa orang menemukan masalah dengan tren ini.

Estetika Gadis Kulit Putih di Media Sosial Tiongkok

Di Xiaohongshu, platform media sosial mirip Instagram, frasa “estetika wanita kulit putih” telah menjadi kata kunci yang sedang tren, bersama dengan slogan yang menyertai tren tersebut yang semakin populer: “Pertanyakan wanita kulit putih, pahami wanita kulit putih, jadilah wanita kulit putih.”

Pengguna menyusun aplikasi media sosial, pilihan mode, makanan ringan, dan produk yang sesuai dengan estetika tersebut.

Menurut laporan Huxiu.com, tren ini “mencerminkan keinginan yang tumbuh untuk merangkul gaya hidup yang lebih santai dan keinginan untuk mencapai status kelas menengah.”

Tren ini ditandai dengan perubahan tren gaya hidup, seperti mengonsumsi mode dan produk yang populer dan trendi. Selain itu, ada penekanan pada makanan Barat (biasanya makanan sehat, tetapi tidak selalu).

Masalah dengan Tren Estetika Gadis Kulit Putih

Namun, berbagai pemirsa menunjukkan banyak masalah dengan tren ini. Tidak hanya itu bukan gaya hidup yang realistis bagi sebagian orang, mereka juga secara membabi buta mengikuti tren alih-alih melakukan apa yang sesuai dengan gaya hidup mereka sendiri.

“Di apartemen bersama, tidak mungkin meniru nuansa vila pinggiran kota. Seorang pekerja dengan gaji bulanan 8.000 yuan (US$1.120) tidak dapat bangun pukul 06.00 untuk perawatan kulit dan olahraga.”

“Ini terutama terjadi ketika mereka perlu naik kereta bawah tanah pagi. Selain itu, makan mangkuk oatmeal yoghurt setiap kali makan akan membuat perut orang Tiongkok kesal.”

“Begitu banyak orang tidak benar-benar tahu gaya hidup apa yang benar-benar mereka nikmati, mereka hanya mengikuti tren secara membabi buta.”